Jumat, 19 Maret 2010

Mama........

mama....
selama berbulan-bulan
bahkan bertahun-tahun
kau menantikan kehadiranku

disaat berita bahagia datang menghampirimu
bahwa ada janin didalam rahimmu.
engkau sangat bahagia dan bersyukur atas kepercayaan yang telah Allah berikan

engkau mulai merawatku dari aku yang hanya segumpal daging tak terlihat,tak dapat diraba hanya dapat dirasa dengan kasihmu
hari demi hari,bulan demi bulan selama sembilan bulan sepuluh hari.engkau menggendongku dalam kandunganmu yang kian hari bertambah besar dan betambah berat.

kini aku terlahir didunia ini dalam dekapan kasih sayangmu
engkau berikan semua yang sanggup engkau berikan tuk melihat senyum diwajahku
engkau mengantikan popokku dikala aku ngompol hehe.
...
engkau mendekapku dikala aku kedinginan
engkau selalu melindugiku dari segala macam bahaya walau dari hewan sekecil semut atau nyamuk apapun
malammu tak dapat terlelap dengan pulas karena selalu terbangun akan tangisanku yang meminta sesuatu darimu,walau waktu pagimu telah engkau habiskan tuk merawatku dan mengerjakan tugasmu sebagai seorang istri.
tak pernah terucap kata keluhan dari bibirmu karena telah lelah merawatku.

umurku bertambah,engkau mengajariku banyak hal
dari merangkak,jalan sampai berlari
dari hanya menyebut huruf A sampai bisa memanggil mama
dan itu adalah suatu kebahagian tuk kesabaranmu

beranjak melangkahkan kakiku tuk menuntut ilmu di sekolah taman kanak-kanan
engkau memebangunkanku dipagi hari dengan kelembutan suaramu
kau hidangkan sepiring sarapan tuk mengisi perutku yang keroncongan ini
kau mengantarkanku sekolah sampai aku pulang,padahal ada segudang pekerjaan yang belum terselesaikan dirumah dan engkau terlantarkan hanya untuk menjagaku dari bahaya dan melihat perkembanganku dalam kelas
yang semuanya itu tak selalu jalan mulus selanyaknya, aku ni anak yang agak bandel dan manja.
aku menjadi anak tercantik yang mama punya karena aku anak pertama mama hehe...
ia selalu memberi yang ku mau bahkan yang tidak aku menginginkanya hanya karena ingin membahagiakanku
doa mu selalu engkau panjatkan tuk kesehatan dan kebahagianku, dalam sembah sujudmu kepada sang khalik.
perjuangan mu mencari nafkah tuk membiayai kehidupanku, agar aku tak kelaparan.
panas terik matahari,lelah letih, kadang kau kehujanan diluar sana tak kau rasakan demi melihat aku dapat tersenyum bahagia seperti anak sepermainanku.

beranjak besar aku masuk sekolah dasar tingkat pertama.ia tetap mengantarkanku ke sekolah karena belum tumbuh keberanian dalam dirini tuk jauh darinya.
ia memberiku pengajaran agar keberanian ku tumbuh dan dapat bermain dengan teman-temanku yang lain.
kesabarannya yang tak pernah pupus.tuk selalu memberikan yang terbaik untukku.
ia memberi tau apa yang tidak aku tau tentang suatu hal.memenuhi semua yang ku ingikan.menjagaiku di kala aku sakit.menemaniku dikala aku membutuhkannya

sampai aku menginjakan umurku yang telah beranjak dewasa.aku tumbuh dalam belaian kasih sayangnya yang tak pernah ku dengar keluhnya,sedihnya,sulitnya menjalani kehidupanya.
yangku rasakan hanyalah kebahagian karena hanya itulah yang mereka(kedua orang tuaku) tunjukkan kepadaku.

waktu kian berlalu beban dipundaknyapun kian bertambah
mereka selalu berjuang tuk membahagiannku dan memenuhi semua kebutuhanku

seorang hamba telah berusaha tapi ALLAH jua yang mengatur kehidupan ni
mama yang tak kuat menahan beban yang kian berat
jatuh sakit yang dikarenakan terlalu banyaknya fikiran
hingga penyakit stoke menghampirinya

aku mungkin belum siap tuk menerima kenyataan ni.
yang datang tiba-tiba.
dengan emosiku yang kadang kadang muncul hingga tak sabar dalam merawatnya

dan ALLAH maha besar.IA mengizinkan tuk kesembuhan mamaku dari sakitnya dengan perjuangan mama yang ingin sembuh dari sakitnya dan dapat normal kembali.

tapi itu tak berlangsung lama hanya beberapa bulan saja dan mamaku terserang stroke kembali tuk yang kedua kalinya
alhamdullilah sifat mama yang penyabar turun kepadaku dan dengan kesiapan mental yang telah berpengalaman tuk merawatnya dengan sabar

inilah cara ALLAH tuk mendidik hambanya

DAN ALLAH MENGETAHUI MANA YANG TERBAIK TUK HAMBANYA

hanya beberapa bulan saja aku merawat dalam sakitnya.ia telah dipanggil oleh yang kuasa tuk menatap kebahagian yang hakiki.
hanya linangan air mata dan segunung doa yang mengantarnya pergi keharibaan.
SEMOGA ENGKAU BAHAGIA DISISINYA.......AMIN

MAMA
kini tiada engkau disampingku
doa-doa yang selalu kau panjatkan dalam sembah sujudmu kini tak terdengar lagi
namun kasih sayangmu kan selalu membekas dalam kalbuku
MAMA
tiada yang dapat mengantikan ketulusanmu dalam mengasiku
tiada yang dapat menandingi perjuanagnmu tuk membahagiakan ku
tiada yang dapat ikhlas menjaga dan merawat dalam sakitku
MAMA
meski ku tak dapat membahagikanmu diduniani
apalagi membalas kasih sayangmu
hanya doa yangkan selalu ku panjatkan tuk kebahagianmu disisi-Nya
MAMA
anakmu ni kan selalu merindukanmu disetiap saat.
seperti engkau yang selalu memikirkanku dalam setiap tarikan nafasmu
MAMA
I LOVE YOU FOREVER.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar